Menurut Kantor Berita ABNA, Hoti dalam penyataan yang ditulis di akun Twitternya mengungkapkan,"Pemerintah Kosovo mendukung proyek perdamaian dan keamanan di dunia. Itulah sebabnya hari ini kami dengan suara bulat memutuskan untuk menyebut cabang militer dan politik Hizbullah di Republik Kosovo sebagai organisasi teroris,".
Sikap terbaru PM Kosovo terhadap Hizbullah Lebanon mengemuka di saat Presiden Kosovo Hashim Thaçi membatalkan perjalanannya ke Washington untuk bernegosiasi dengan Serbia pada Rabu malam setelah dinyatakan bersalah atas kejahatan perang oleh pengadilan Den Haag.
Kepala komunitas intelijen AS, Richard Grenell, yang bertindak sebagai mediator dalam negosiasi dalam Kosovo-Serbia, mengatakan bahwa Perdana Menteri Kosovo, Avdullah Hoti akan menggantikan posisi presiden dalam perundingan itu.
Pengadilan Den Haag telah menuduh Tachi dengan 10 dakwaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan atas perannya dalam konflik 1990-an, dan keterlibatannya dalam pembunuhan hampir 100 orang.
Presiden Serbia Aleksandar Vučić mengambil bagian dalam perundingan yang akan berlangsung di Gedung Putih pekan depan, tapi tanpa kehadiran Presiden AS Donald Trump.(PH)
342/